Duterte dan Jinping Sepakat Jaga Perdamaian di Laut China Selatan
Sabtu, 09 April 2022 - 19:26 WIB
Kedua presiden berbicara tentang pentingnya melanjutkan diskusi dan menyimpulkan kode etik di Laut Cina Selatan.
Baca: Tegang dengan China, 2 Kapal Induk dan 26 Jet F-35 AS Manuver di Laut Filipina
Putusan arbitrase internasional di Den Haag pada tahun 2016 membatalkan klaim China atas jalur air tersebut, yang dilalui perdagangan kapal senilai sekitar USD3 triliun setiap tahunnya. Kasus ini dibawa ke pengadilan oleh Manila.
Pada bulan Maret, Filipina mengajukan protes diplomatik atas kapal Penjaga Pantai China yang melakukan "manuver jarak dekat" yang meningkatkan risiko tabrakan di jalur air yang disengketakan.
Selain membahas banyak hal tentang Laut China Selatan, kedua pemimpin juga mengomentari perang yang tengah terjadi di daratan Eropa. Duterte dan Xi memperbarui seruan untuk resolusi damai situasi di Ukraina melalui dialog, dan berjanji untuk bekerja sama dalam mengatasi dampak perubahan iklim, kata kantor kepresidenan.
Baca: Tegang dengan China, 2 Kapal Induk dan 26 Jet F-35 AS Manuver di Laut Filipina
Putusan arbitrase internasional di Den Haag pada tahun 2016 membatalkan klaim China atas jalur air tersebut, yang dilalui perdagangan kapal senilai sekitar USD3 triliun setiap tahunnya. Kasus ini dibawa ke pengadilan oleh Manila.
Pada bulan Maret, Filipina mengajukan protes diplomatik atas kapal Penjaga Pantai China yang melakukan "manuver jarak dekat" yang meningkatkan risiko tabrakan di jalur air yang disengketakan.
Selain membahas banyak hal tentang Laut China Selatan, kedua pemimpin juga mengomentari perang yang tengah terjadi di daratan Eropa. Duterte dan Xi memperbarui seruan untuk resolusi damai situasi di Ukraina melalui dialog, dan berjanji untuk bekerja sama dalam mengatasi dampak perubahan iklim, kata kantor kepresidenan.
(esn)
Lihat Juga :