Duterte dan Jinping Sepakat Jaga Perdamaian di Laut China Selatan

Sabtu, 09 April 2022 - 19:26 WIB
loading...
Duterte dan Jinping...
Duterte dan Jinping Sepakat Jaga Perdamaian di Laut China Selatan. FOTO/Reuters
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte dan Presiden China Xi Jinping menekankan perlunya menahan diri untuk menjaga perdamaian di Laut China Selatan , kata kantor kepresidenan Manila, Sabtu (9/4/2022).

Kedua pemimpin mengadakan percakapan telepon selama satu jam pada hari Jumat untuk membahas berbagai topik, termasuk kekhawatiran atas krisis Ukraina dan tanggapan pandemi COVID-19.

Baca: Pasukan AS-Filipina Gelar Latihan Perang Dekat Perbatasan Laut Taiwan

"Para pemimpin menekankan perlunya mengerahkan semua upaya untuk menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas di Laut China Selatan dengan menahan diri, meredakan ketegangan dan bekerja pada kerangka kerja yang disepakati bersama untuk kerja sama fungsional," kata kantor Kepresidenan Filipina dalam sebuah pernyataan.

Menurut kantor Kepresidenan Filipina, kedua belah pihak berkomitmen untuk memperluas ruang untuk keterlibatan positif, bahkan ketika ada perselisihan.

Sejak menjabat pada 2016, Duterte telah menjalin hubungan yang lebih hangat dengan Beijing, mengesampingkan perselisihan teritorial yang sudah berlangsung lama di Laut China Selatan dengan imbalan miliaran dolar bantuan, pinjaman, dan janji investasi.

Kedua presiden berbicara tentang pentingnya melanjutkan diskusi dan menyimpulkan kode etik di Laut Cina Selatan.

Baca: Tegang dengan China, 2 Kapal Induk dan 26 Jet F-35 AS Manuver di Laut Filipina

Putusan arbitrase internasional di Den Haag pada tahun 2016 membatalkan klaim China atas jalur air tersebut, yang dilalui perdagangan kapal senilai sekitar USD3 triliun setiap tahunnya. Kasus ini dibawa ke pengadilan oleh Manila.

Pada bulan Maret, Filipina mengajukan protes diplomatik atas kapal Penjaga Pantai China yang melakukan "manuver jarak dekat" yang meningkatkan risiko tabrakan di jalur air yang disengketakan.

Selain membahas banyak hal tentang Laut China Selatan, kedua pemimpin juga mengomentari perang yang tengah terjadi di daratan Eropa. Duterte dan Xi memperbarui seruan untuk resolusi damai situasi di Ukraina melalui dialog, dan berjanji untuk bekerja sama dalam mengatasi dampak perubahan iklim, kata kantor kepresidenan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved