Lawan Rusia, Sniper Wanita Ukraina Ini Dipuji sebagai Lady Death Modern
Kamis, 07 April 2022 - 17:07 WIB
Baca juga: Ukraina Tangkap Sniper Wanita Rusia yang Sudah Habisi 40 Orang
Dalam sebuah pesan yang dibagikan oleh militer Ukraina, Charcoal bersumpah untuk menghukum pasukan Moskow. "Kita harus membawa mereka semua keluar!" bunyi pesannya, seperti dikutip dari The Independent, Kamis (7/4/2022).
“Orang-orang ini bukan manusia. Bahkan kaum fasis tidak sekeji orang-orang ini. Kita harus mengalahkan mereka,” imbuh dia.
Charcoal masuk dalam daftarsniper wanita kelahiran Ukraina yang pemberani. Di antara para sniperwanita tersebut, yang paling terkenal adalah Lyudmila Pavlichenko, yang dijuluki "Lady Death" karena dilaporkan membunuh lebih dari 300 orang Jerman selama Perang Dunia II.
Pavlichenko membela Odesa dan Sevastopol melawan Nazi, sebelum dia terluka oleh pecahan peluru. Dia kemudian melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk menghidupkan dukungan Amerika untuk upaya perang.
Dalam sebuah pesan yang dibagikan oleh militer Ukraina, Charcoal bersumpah untuk menghukum pasukan Moskow. "Kita harus membawa mereka semua keluar!" bunyi pesannya, seperti dikutip dari The Independent, Kamis (7/4/2022).
“Orang-orang ini bukan manusia. Bahkan kaum fasis tidak sekeji orang-orang ini. Kita harus mengalahkan mereka,” imbuh dia.
Charcoal masuk dalam daftarsniper wanita kelahiran Ukraina yang pemberani. Di antara para sniperwanita tersebut, yang paling terkenal adalah Lyudmila Pavlichenko, yang dijuluki "Lady Death" karena dilaporkan membunuh lebih dari 300 orang Jerman selama Perang Dunia II.
Pavlichenko membela Odesa dan Sevastopol melawan Nazi, sebelum dia terluka oleh pecahan peluru. Dia kemudian melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk menghidupkan dukungan Amerika untuk upaya perang.
Lihat Juga :