Iran Salahkan AS karena Menghentikan Pembicaraan Nuklir Wina

Selasa, 05 April 2022 - 02:00 WIB
Baca: Israel Kecam Rencana AS Hapus Pengawal Revolusi Iran dari Daftar Teroris

Sebelumnya, Teheran telah mendorong jaminan bahwa presiden AS di masa depan tidak akan menarik diri dari perjanjian, seperti yang pernah terjadi di era Donald Trump. Sejauh mana sanksi akan dibatalkan adalah masalah lain yang belum terselesaikan.

Khatibzadeh juga mengatakan, Teheran siap untuk melanjutkan pembicaraan dengan saingan regional utamanya, Arab Saudi, jika Riyadh menunjukkan kesediaan untuk menyelesaikan masalah bilateral yang luar biasa.

Permintaan Rusia memaksa kekuatan dunia untuk menghentikan negosiasi nuklir pada awal Maret, Tetapi Moskow kemudian mengatakan telah menulis jaminan bahwa perdagangannya dengan Iran tidak akan terpengaruh oleh sanksi terkait Ukraina, menunjukkan bahwa Moskow dapat mengizinkan kebangkitan pakta yang compang-camping untuk maju.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!