Tentara Mali Tewaskan 203 Anggota Milisi dalam Operasi Militer

Minggu, 03 April 2022 - 22:50 WIB
Baca: Hubungan dengan Prancis Tegang, Mali Terima 4 Helikopter dan Senjata dari Rusia

Menurut sebuah laporan yang dilihat oleh AFP, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres baru-baru ini memperingatkan Dewan Keamanan bahwa upaya kontraterorisme Mali memiliki "konsekuensi bencana bagi penduduk sipil".

Dalam pernyataannya pada hari Jumat, tentara Mali mengatakan itu dipandu oleh hak asasi manusia dan hukum internasional, dan menyerukan "penahanan terhadap spekulasi fitnah".

“Ini menyusul laporan Human Rights Watch atas tuduhan penyiksaan dan pembunuhan di luar proses hukum terhadap warga sipil oleh tentara Mali dan “tentara kulit putih” yang tidak bisa berbahasa Prancis, yang menyinggung mungkin bahwa para pejuang Rusia terlibat dalam penyiksaan dan pembunuhan tersebut,” kata Haque.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!