Diperingatkan UE Tak Bantu Rusia dalam Perang Ukraina, Ini Jawaban China

Sabtu, 02 April 2022 - 14:10 WIB
Perdana Menteri Li Keqiang memberikan jawaban China soal sikapnya atas perang Rusia-Ukraina kepada Uni Eropa. Foto/REUTERS
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) memperingatkan China untuk tidak membantu Rusia dalam perangnya di Ukraina . Beijing pun memberi jawaban bahwa pihaknya akan mencari perdamaian di Ukraina dengan caranya sendiri.

Jawaban Beijing itu disampaikan Perdana Menteri (PM) Li Keqiang, yang mengisyaratkan bahwa China menolak mengambil sikap keras terhadap Moskow.

"Beijing akan mendorong perdamaian dengan caranya sendiri," kata Li.



Sedangkan Presiden China Xi Jinping, seperti dikutip Reuters, Sabtu (2/4/2022), berharap Uni Eropa akan memperlakukan China secara independen dalam anggukan hubungan dekat Eropa dengan Amerika Serikat.



Uni Eropa mengatakan kepada Beijing selama pertemuan puncak virtual dengan Li dan Xi Jinping untuk tidak mengizinkan Moskow menghindari sanksi Barat yang dikenakan atas invasi Rusia ke Ukraina.

“Kami meminta China untuk membantu mengakhiri perang di Ukraina. China tidak bisa menutup mata terhadap pelanggaran Rusia terhadap hukum internasional," kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel dalam jumpa pers dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen setelah KTT Uni Eropa-China pertama sejak 30 Desember 2020.

“Setiap upaya untuk menghindari sanksi atau memberikan bantuan kepada Rusia akan memperpanjang perang,” katanya lagi.

China sedang menjalin hubungan energi, perdagangan, dan keamanan yang lebih dekat dengan Moskow, memposisikan dirinya sebagai kekuatan global yang dapat melawan Amerika Serikat.
Halaman :
tulis komentar anda
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More