Politisi Italia Ingin Undang Putin ke Parlemen setelah Zelensky
Minggu, 20 Maret 2022 - 00:01 WIB
Operasi tersebut diluncurkan setelah adanya permintaan bantuan dari Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk (DPR dan LPR) di tengah berlanjutnya penembakan terhadap posisi dan infrastruktur mereka oleh Angkatan Darat Ukraina.
Operasi Rusia itu hanya menargetkan infrastruktur militer Ukraina dengan senjata presisi tinggi, yang tidak menimbulkan ancaman bagi penduduk sipil, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.
Moskow dan Kiev saat ini sedang dalam pembicaraan untuk menyelesaikan konflik. Ajudan Presiden Rusia Vladimir Medinsky pada Jumat menekankan para pihak telah membuat kemajuan dalam beberapa masalah selama negosiasi, termasuk status netral Ukraina dan tidak masuk ke NATO.
"Masalah status netral dan tidak masuknya Ukraina ke NATO adalah salah satu poin utama dari negosiasi, ini adalah poin di mana para pihak telah membawa posisi mereka sedekat mungkin," ungkap Medinsky.
Dia menambahkan, "Nuansanya terkait dengan jaminan keamanan apa yang dapat diterima Ukraina selain yang sudah ada, jika menolak bergabung dengan NATO."
Pernyataan itu muncul setelah Putin mengatakan awal pekan ini bahwa operasi khusus berjalan sesuai rencana dan taktik yang dipetakan Kementerian Pertahanan Rusia dan Staf Umum.
Operasi Rusia itu hanya menargetkan infrastruktur militer Ukraina dengan senjata presisi tinggi, yang tidak menimbulkan ancaman bagi penduduk sipil, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.
Moskow dan Kiev saat ini sedang dalam pembicaraan untuk menyelesaikan konflik. Ajudan Presiden Rusia Vladimir Medinsky pada Jumat menekankan para pihak telah membuat kemajuan dalam beberapa masalah selama negosiasi, termasuk status netral Ukraina dan tidak masuk ke NATO.
"Masalah status netral dan tidak masuknya Ukraina ke NATO adalah salah satu poin utama dari negosiasi, ini adalah poin di mana para pihak telah membawa posisi mereka sedekat mungkin," ungkap Medinsky.
Dia menambahkan, "Nuansanya terkait dengan jaminan keamanan apa yang dapat diterima Ukraina selain yang sudah ada, jika menolak bergabung dengan NATO."
Pernyataan itu muncul setelah Putin mengatakan awal pekan ini bahwa operasi khusus berjalan sesuai rencana dan taktik yang dipetakan Kementerian Pertahanan Rusia dan Staf Umum.
(sya)
Lihat Juga :