Putin Tuduh Pasukan Ukraina Melakukan Kejahatan Perang

Sabtu, 19 Maret 2022 - 07:27 WIB
Selama panggilan terakhir, yang berlangsung satu jam 10 menit, Macron menyatakan "keprihatinannya yang ekstrem" atas nasib Mariupol, kota pesisir selatan yang telah dilanda pemboman hebat dalam beberapa hari terakhir.

Baca: Jatuhkan Sanksi Kepada Putin, Selandia Baru: Ini Baru Permulaan

Kantor Macron mengatakan, dia mendesak "pencabutan pengepungan dan akses kemanusiaan" ke kota itu, dengan "langkah-langkah konkret dan dapat diverifikasi" untuk memastikan keselamatan penduduk.

“Presiden Prancis juga "sekali lagi menuntut penghormatan segera atas gencatan senjata" di Ukraina,” kata pernyataan Istana Elysee.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!