Kremlin pada Biden: AS Tak Berhak Ceramahi Rusia soal Kejahatan Perang

Jum'at, 18 Maret 2022 - 02:49 WIB
"Pernyataan seperti itu oleh Tuan Biden benar-benar tidak dapat diterima, tidak dapat diterima, dan tidak dapat dimaafkan," kata Peskov. "Hal utama adalah bahwa kepala negara yang telah bertahun-tahun mengebom orang di seluruh dunia, presiden negara seperti itu tidak berhak membuat pernyataan seperti itu," lanjutnya.

Peskov mengatakan, AS telah mengebom Jepang pada tahun 1945, menghancurkan kota-kota Hiroshima dan Nagasaki. Jepang menyerah enam hari kemudian, mengakhiri Perang Dunia Kedua. Sekitar 200.000 orang tewas seketika oleh bom dan banyak lagi yang meninggal karena penyakit radiasi.

Baca: Presiden Ukraina Zelensky: Perang Dunia III Mungkin Sudah Dimulai!

Sebelumnya, Rusia telah memperingatkan AS pada Kamis, bahwa Moskow memiliki kekuatan untuk menempatkan negara adidaya terkemuka di dunia di tempatnya dan menuduh Barat memicu plot Russophobic liar untuk menghancurkan Rusia.

Dmitry Medvedev, yang menjabat sebagai presiden dari 2008 hingga 2012 dan sekarang menjadi wakil sekretaris Dewan Keamanan Rusia, mengatakan, AS telah memicu Russophobia "menjijikkan" dalam upaya untuk memaksa Rusia bertekuk lutut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!