Kedubes AS di Kiev: Tentara Rusia Tembak Mati 10 Orang yang Sedang Antre Roti

Jum'at, 18 Maret 2022 - 03:20 WIB
“Serangan mengerikan seperti itu harus dihentikan. Kami sedang mempertimbangkan semua opsi yang tersedia untuk memastikan akuntabilitas atas setiap kejahatan kekejaman di Ukraina,” lanjut pernyataan tersebut.

Moskow tidak segera mengomentari pernyataan itu dan terus membantah menyerang sasaran sipil. Tapi gambar yang tak terhitung jumlahnya dari blok perumahan yang dibom dan cerita tentang anak-anak dan seluruh keluarga yang terbunuh melukiskan gambaran yang sangat berbeda.

Baca: Rusia Dituduh Bombardir Teater Mariupol, Ada 1.200 Warga Ukraina di Dalamnya

Tudingan itu dilayangkan setelah pasukan Rusia dilaporkan menyandera ratusan pasien dan staf di sebuah rumah sakit di kota Mariupol yang terkepung. Gubernur regional Pavlo Kyrylenko mengatakan sekitar 400 orang ditahan di luar kehendak mereka.

Laporan menunjukkan bahwa orang-orang dipindahkan ke rumah sakit dari rumah tetangga dan siapa pun yang mencoba melarikan diri akan ditembak. Hingga kini, laporan soal jatuhnya korban di kalangan warga sipil memang terus muncul, meski Rusia membantah menjadikan warga sipil sebagai target serangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!