Dosen Israel Ikut Konferensi di Universitas Bahrain, Delegasi Kuwait Menarik Diri

Minggu, 06 Maret 2022 - 13:06 WIB
Bahrain menjadi negara Teluk kedua yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel setelah UEA, pada September 2020.

Pada saat itu, warga Bahrain diam-diam memprotes kesepakatan dengan Israel karena tindakan keras yang sedang berlangsung terhadap para pembangkang, dan tagar seperti "Bahrain melawan normalisasi" menjadi tren.

Palestina secara luas mengutuk kesepakatan normalisasi negara-negara Arab dengan Tel Aviv, dengan mengatakan bahwa itu sama dengan memberi penghargaan kepada Israel sementara terus menduduki Tepi Barat dan mengepung Jalur Gaza.

Baca juga: Bikin Kisruh karena Dukung Israel, Rakyat Kuwait Tuntut Dubes Ceko Diusir
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!