Ukraina Tuntut Rusia Sediakan Koridor Kemanusiaan di Kota yang Terkepung
Jum'at, 04 Maret 2022 - 00:11 WIB
Invasi Rusia, yang kini memasuki hari kedelapan, telah mengusir satu juta warga Ukraina dari rumah mereka dan mengubah Rusia menjadi paria global di dunia keuangan, diplomasi, dan olahraga.
PBB telah membuka penyelidikan atas dugaan kejahatan perang, ketika militer Rusia membombardir kota-kota di Ukraina dengan peluru dan rudal, memaksa warga sipil untuk meringkuk di ruang bawah tanah.
Baca: Inggris Sebut Pasukan Rusia Hanya Beberapa Kilometer Menuju Kiev
"Kami akan memulihkan setiap rumah, setiap jalan, setiap kota dan kami mengatakan kepada Rusia: Pelajari kata 'perbaikan'," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam sebuah pernyataan video, seperti dikutip dari AFP.
"Anda akan mengganti kami untuk semua yang Anda lakukan terhadap negara kami, terhadap setiap Ukraina, secara penuh," lanjutnya.
PBB telah membuka penyelidikan atas dugaan kejahatan perang, ketika militer Rusia membombardir kota-kota di Ukraina dengan peluru dan rudal, memaksa warga sipil untuk meringkuk di ruang bawah tanah.
Baca: Inggris Sebut Pasukan Rusia Hanya Beberapa Kilometer Menuju Kiev
"Kami akan memulihkan setiap rumah, setiap jalan, setiap kota dan kami mengatakan kepada Rusia: Pelajari kata 'perbaikan'," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam sebuah pernyataan video, seperti dikutip dari AFP.
"Anda akan mengganti kami untuk semua yang Anda lakukan terhadap negara kami, terhadap setiap Ukraina, secara penuh," lanjutnya.
Lihat Juga :