Presiden Polandia Sebut LGBT Lebih Menghancurkan dari Komunisme

Senin, 15 Juni 2020 - 13:01 WIB
Duda kemudian mengkritik peran sekolah dalam mendidik anak-anak tentang masalah LGBT. "Ini bukan mengapa generasi orang tua saya selama 40 tahun berjuang untuk mengeluarkan ideologi komunis dari sekolah, sehingga tidak dapat menganggu anak-anak, tidak bisa mencuci otak, dan mengindoktrinasi mereka," ucapnya.

"Mereka tidak berjuang, sehingga kita sekarang dapat menerima bahwa ideologi lain, yang bahkan lebih merusak manusia, akan muncul, sebuah ideologi yang di bawah klise rasa hormat dan toleransi menyembunyikan intoleransi yang dalam," sambungnya.

Dia juga mengatakan bahwa orang tua bertanggung jawab atas pendidikan seksual anak-anak mereka. "Tidak mungkin bagi lembaga mana pun untuk ikut campur dalam cara orang tua membesarkan anak-anak mereka," ungkapnya.

( Baca juga: New Normal, Prosesi Akad Nikah Terapkan Protokol Kesehatan )

Kelompok hak-hak LGBT Eropa, ILGA-Eropa, mengklaim bahwa Polandia di bawah kepemimpinan Duda dan Partai Hukum dan Keadilannya (PiS) menempati peringkat sebagai anggota Uni Eropa dengan kinerja terburuk dalam hal hak-hak LGBT.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!