Suriah: Barat Tak akan Ragu Mempersenjatai Iblis Melawan Rusia
Selasa, 01 Maret 2022 - 12:46 WIB
"Jadi orang tidak perlu heran, dan kami tidak mengecualikan, bahwa besok teroris ISIS akan dikirim ke Ukraina," papar Jaafari.
Baca juga: Marah Besar Kena Sanksi, Putin Sebut Barat Kerajaan Kebohongan
Dia menambahkan, negara-negara Barat telah mendukung kelompok radikal nasionalis atau neo-nazi di Ukraina.
"Bertahun-tahun kemudian (setelah Perang Dunia II) orang-orang muncul yang menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung neo-Nazi di Ukraina,” papar dia.
Dia menegaskan, “Tetapi mereka menerima dukungan dari negara-negara ini dan dukungan dari layanan khusus hanya karena mereka melawan Rusia. Barat tidak akan ragu-ragu untuk mempersenjatai iblis melawan Rusia jika itu untuk kepentingan mereka."
Wakil Menteri Luar Negeri Suriah berpendapat jika Rusia memiliki "sekutu nyata" dalam Perang Dunia II, mereka (Barat) tidak akan mendukung neo-Nazi hari ini.
Pada Minggu, Menteri Luar Negeri Uni Eropa setuju memasok senjata senilai 450 juta euro ke Ukraina.
Baca juga: Marah Besar Kena Sanksi, Putin Sebut Barat Kerajaan Kebohongan
Dia menambahkan, negara-negara Barat telah mendukung kelompok radikal nasionalis atau neo-nazi di Ukraina.
"Bertahun-tahun kemudian (setelah Perang Dunia II) orang-orang muncul yang menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung neo-Nazi di Ukraina,” papar dia.
Dia menegaskan, “Tetapi mereka menerima dukungan dari negara-negara ini dan dukungan dari layanan khusus hanya karena mereka melawan Rusia. Barat tidak akan ragu-ragu untuk mempersenjatai iblis melawan Rusia jika itu untuk kepentingan mereka."
Wakil Menteri Luar Negeri Suriah berpendapat jika Rusia memiliki "sekutu nyata" dalam Perang Dunia II, mereka (Barat) tidak akan mendukung neo-Nazi hari ini.
Pada Minggu, Menteri Luar Negeri Uni Eropa setuju memasok senjata senilai 450 juta euro ke Ukraina.
Lihat Juga :