AS, UE dan Inggris Keroyok Putin dengan Sanksi karena Mengivasi Ukraina

Sabtu, 26 Februari 2022 - 07:21 WIB
"[AS] akan menunjuk lebih banyak di masa depan jika kampanye [militer] Rusia tanpa alasan melawan Ukraina tidak segera berakhir," lanjut Departemen Keuangan AS.

Sanksi tersebut mencakup pembekuan aset yang berbasis di AS dari mereka yang ditargetkan.

Warga negara Amerika juga dilarang melakukan semua transaksi yang melibatkan properti atau kepentingan apa pun dari individu yang masuk daftar hitam sanksi.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengisyaratkan pada konferensi pers sebelumnya pada hari Jumat bahwa sanksi akan mencakup larangan perjalanan ke Amerika Serikat. Namun, Departemen Keuangan tidak menyebutkan pembatasan perjalanan dalam pernyataannya.

Sementara itu, Uni Eropa juga secara resmi menjatuhkan sanksi kepada Putin dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, dengan menuduh keduanya melanggar kedaulatan Ukraina setelah Moskow melancarkan operasi militer untuk mendukung dua republik di Ukraina timur yang baru diakui kemerdekaannya oleh Putin.

Sanksi Uni Eropa biasanya berupa pembekuan aset dan pembatasan perjalanan, namun masih belum jelas persis apa tindakan terbaru yang dilakukan untuk Putin dan Lavrov.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, seperti dikutip Russia Today, bersikeras bahwa baik Putin maupun Lavrov tidak memiliki aset di luar Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!