Minoritas Muslim Dituduh Teroris, Hilangnya Jejak Adzan di Singapura

Sabtu, 26 Februari 2022 - 06:45 WIB
Majelis Ulama Islam Singapura, lembaga semacam Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memegang penuh otoritas beragama Islam saat itu tidak bisa berbuat banyak atas hilangnya jejak adzan di Singapura dan menerima hakikat bahwa Singapura adalah negara pelbagai kaum dan agama dengan kewujudan ruang bersama dan sekular untuk semua.

Kendati demikian, rupanya tidak semua masjid dilarang adzan menggunakan speaker atau pengeras suara.

Dari 69 masjid, hanya satu yang diperbolehkan, yaitu Masjid Sultan yang melantunkan azan dengan pelantang suara di menara masjid sehingga dapat didengar dari jarak yang sangat jauh.

Masjid tertua yang terletak di sekitar Arab Street itu hingga kini menjalankan fungsi adzan sebagai pengingat dan pemanggil.

Demikianlah sejarah singkat hilangnya jejak adzan di Singapura dilansir dari berbagai sumber. Semoga Indonesia sebagai negara mayoritas Islam bisa tetap mempertahankan fungsi adzan sebagai pengingat dan panggilan salat meski saat ini pemerintah telah mengeluarkan aturan pengguanaan speaker masjid dan musala.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!