Pelapor HAM PBB Minta Dunia Kirim 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Korut
Rabu, 23 Februari 2022 - 21:31 WIB
Quintana menyebut penyediaan vaksin yang diusulkan sebagai "kunci" untuk membuka perbatasan Utara, melanjutkan interaksi dengan dunia luar dan membawanya keluar dari isolasi.
Quintana tiba di Korsel pada 15 Februari dalam misi 9 hari yang dirancang untuk mempersiapkan laporan tahunannya yang akan diserahkan ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB bulan depan.
Baca: Dicekik Pandemi dan Sanksi, PBB Sebut Ini Sumber Pendapatan Korut
Korut, dengan populasi lebih dari 25 juta jiwa, hingga kini mengklaim tidak memiliki kasus COVID-19. Korut juga belum memulai program inokulasi terhadap virus, tetapi telah menggunakan kontrol perbatasan yang ketat sebagai tanda kewaspadaannya tentang pandemi.
Quintana mengatakan, Pyongyang tampaknya telah menolak vaksin yang dialokasikan melalui Fasilitas COVAX, platform distribusi vaksin global, karena tampaknya khawatir akan menghadapi "semacam tekanan" dari dunia luar.
Quintana tiba di Korsel pada 15 Februari dalam misi 9 hari yang dirancang untuk mempersiapkan laporan tahunannya yang akan diserahkan ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB bulan depan.
Baca: Dicekik Pandemi dan Sanksi, PBB Sebut Ini Sumber Pendapatan Korut
Korut, dengan populasi lebih dari 25 juta jiwa, hingga kini mengklaim tidak memiliki kasus COVID-19. Korut juga belum memulai program inokulasi terhadap virus, tetapi telah menggunakan kontrol perbatasan yang ketat sebagai tanda kewaspadaannya tentang pandemi.
Quintana mengatakan, Pyongyang tampaknya telah menolak vaksin yang dialokasikan melalui Fasilitas COVAX, platform distribusi vaksin global, karena tampaknya khawatir akan menghadapi "semacam tekanan" dari dunia luar.
Lihat Juga :