China: Amerika Terlalu Melebih-lebihkan Ancaman Rusia ke Ukraina
Rabu, 16 Februari 2022 - 20:01 WIB
"Kepemimpinan kedua kepala negara, China dan Rusia, selalu bekerja untuk mengembangkan hubungan bertetangga yang baik dalam jangka panjang dan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan atas dasar non-aliansi, non-konfrontasi, dan non-target negara ketiga," tambahnya.
Sebelumnya, China telah dikritik karena sikapnya terhadap Ukraina oleh beberapa pemimpin Barat, termasuk Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Australia juga telah meminta China untuk bersikap soal langkah yang diambil Rusia di perbatasan Ukraina.
Baca: Saran Ironis Kremlin Soal Tuduhan Invasi Rusia ke Ukraina Hari Ini Jam 3 Pagi
Negara-negara Barat telah menyarankan pengendalian senjata dan langkah-langkah membangun kepercayaan untuk meredakan kebuntuan, yang telah mendorong mereka untuk mendesak warganya meninggalkan Ukraina karena serangan bisa datang kapan saja.
Rusia sendiri telah berulangkali menyangkal memiliki rencana untuk menyerang. Pada Rabu pagi, Rusia merilis penarikan mundur sejumlah pasukan dan peralatan tempur mereka dari Belarusia dan Krimea. Namun, langkah ini disikapi skeptis oleh Barat.
Sebelumnya, China telah dikritik karena sikapnya terhadap Ukraina oleh beberapa pemimpin Barat, termasuk Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Australia juga telah meminta China untuk bersikap soal langkah yang diambil Rusia di perbatasan Ukraina.
Baca: Saran Ironis Kremlin Soal Tuduhan Invasi Rusia ke Ukraina Hari Ini Jam 3 Pagi
Negara-negara Barat telah menyarankan pengendalian senjata dan langkah-langkah membangun kepercayaan untuk meredakan kebuntuan, yang telah mendorong mereka untuk mendesak warganya meninggalkan Ukraina karena serangan bisa datang kapan saja.
Rusia sendiri telah berulangkali menyangkal memiliki rencana untuk menyerang. Pada Rabu pagi, Rusia merilis penarikan mundur sejumlah pasukan dan peralatan tempur mereka dari Belarusia dan Krimea. Namun, langkah ini disikapi skeptis oleh Barat.
(esn)
Lihat Juga :