Dikritik 57 Negara OKI soal Larangan Hijab, India Kesal
Rabu, 16 Februari 2022 - 03:25 WIB
“Pola pikir komunal Sekretariat OKI tidak memungkinkan apresiasi yang tepat terhadap realitas ini. OKI terus dibajak oleh kepentingan pribadi untuk melanjutkan propaganda jahat mereka terhadap India," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Arindam Bagchi dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Gulf News, Rabu (16/2/2022).
“Akibatnya, itu hanya merusak reputasinya sendiri," ujar Bagchi.
Bagchi juga menggambarkan kritik OKI bermotivasi dan menyesatkan. "Karena masalah di India diselesaikan sesuai dengan kerangka dan mekanisme konstitusional kami," ujarnya.
OKI yang bermarkas di Jeddah, Arab Saudi, menggambarkan dirinya sebagai suara kolektif dunia Muslim. Terutama didukung oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), OKI juga memiliki Pakistan di antara anggotanya.
OKI di masa lalu kritis terhadap rekam jejak hak asasi manusia (HAM) India di wilayah Jammu dan Kashmir, sehingga mengundang kritik keras dari New Delhi.
“Akibatnya, itu hanya merusak reputasinya sendiri," ujar Bagchi.
Bagchi juga menggambarkan kritik OKI bermotivasi dan menyesatkan. "Karena masalah di India diselesaikan sesuai dengan kerangka dan mekanisme konstitusional kami," ujarnya.
OKI yang bermarkas di Jeddah, Arab Saudi, menggambarkan dirinya sebagai suara kolektif dunia Muslim. Terutama didukung oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA), OKI juga memiliki Pakistan di antara anggotanya.
OKI di masa lalu kritis terhadap rekam jejak hak asasi manusia (HAM) India di wilayah Jammu dan Kashmir, sehingga mengundang kritik keras dari New Delhi.
Lihat Juga :