Viral, Nenek Ukraina Bersenapan AK-47 Siap Tembak Tentara Putin
Rabu, 16 Februari 2022 - 01:08 WIB
"Jika ada kebutuhan untuk memulai penembakan, maka saya akan mulai menembak," lanjut dia sambil memamerkan senapan Zbroyar Z-15 yang baru dibelinya di flatnya di Ibu Kota Ukraina, Kiev.
Periset pasar mengatakan kepada The Times bagaimana dia membeli senjata berburu–Zbroyar Z-15–setelah mendengarkan tentara mendiskusikan senapan terbaik untuk didapatkan.
Dia juga menjelaskan berapa banyak orang Ukraina yang telah belajar untuk hidup dengan ancaman kemungkinan invasi sejak 2014 ketika Rusia mencaplok Crimea.
Sniper Ukraina, Olena Bilozerska (42), mengatakan dia akan kembali ke garis depan dalam beberapa jam untuk menghadapi pasukan Rusia.
Olena, asal Kiev, adalah bagian dari Korps Marinir Ukraina dan dikatakan memiliki setidaknya 10 "pembunuhan" yang dikonfirmasi di parit Donbas.
Dia adalah seorang selebriti di Ukraina dan telah secara terbuka mengakui bagaimana dia tidak memiliki kekhawatiran untuk pria yang telah dia bunuh.
"Dalam kehidupan nyata, siapa pun yang berpikir seperti itu dalam pertempuran sama saja dengan mati," katanya kepada Mail Online.
Olena juga telah menulis buku terlaris berjudul "Diary of an Illegal Soldier" yang berbicara tentang sukarelawan seperti dirinya yang tidak secara resmi diizinkan untuk bertempur di garis depan sampai perubahan undang-undang pada tahun 2016.
Ribuan orang di Ukraina baru-baru ini mendaftar ke Pasukan Pertahanan Teritorial (TDF) negara itu.
Periset pasar mengatakan kepada The Times bagaimana dia membeli senjata berburu–Zbroyar Z-15–setelah mendengarkan tentara mendiskusikan senapan terbaik untuk didapatkan.
Dia juga menjelaskan berapa banyak orang Ukraina yang telah belajar untuk hidup dengan ancaman kemungkinan invasi sejak 2014 ketika Rusia mencaplok Crimea.
Sniper Ukraina, Olena Bilozerska (42), mengatakan dia akan kembali ke garis depan dalam beberapa jam untuk menghadapi pasukan Rusia.
Olena, asal Kiev, adalah bagian dari Korps Marinir Ukraina dan dikatakan memiliki setidaknya 10 "pembunuhan" yang dikonfirmasi di parit Donbas.
Dia adalah seorang selebriti di Ukraina dan telah secara terbuka mengakui bagaimana dia tidak memiliki kekhawatiran untuk pria yang telah dia bunuh.
"Dalam kehidupan nyata, siapa pun yang berpikir seperti itu dalam pertempuran sama saja dengan mati," katanya kepada Mail Online.
Olena juga telah menulis buku terlaris berjudul "Diary of an Illegal Soldier" yang berbicara tentang sukarelawan seperti dirinya yang tidak secara resmi diizinkan untuk bertempur di garis depan sampai perubahan undang-undang pada tahun 2016.
Ribuan orang di Ukraina baru-baru ini mendaftar ke Pasukan Pertahanan Teritorial (TDF) negara itu.
(min)
Lihat Juga :