Di Ambang Perang, AS Evakuasi Diplomat dan Pasukan dari Ukraina
Minggu, 13 Februari 2022 - 14:17 WIB
"Kami sangat berharap dan terus bekerja secara intensif untuk mencoba memastikan bahwa Ukraina tidak menjadi zona perang," kata pejabat senior pertama Departemen Luar Negeri, tetapi mereka memperingatkan "tampaknya semakin besar kemungkinan bahwa situasi ini mengarah -- menuju semacam konflik aktif."
Diplomat bukan satu-satunya yang pergi dari Ukraina. Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin memerintahkan 160 tentara dari Garda Nasional Florida meninggalkan Ukraina untuk ditempatkan di tempat lain di Eropa, Pentagon mengumumkan pada Sabtu waktu setempat.
"Pasukan ini, yang ditugaskan ke Tim Tempur Brigade Infanteri ke-53, telah menasihati dan membimbing pasukan Ukraina sebagai bagian dari Kelompok Pelatihan Multinasional Gabungan-Ukraina," kata John Kirby, juru bicara utama Pentagon.
"Mereka meninggalkan Ukraina dan akan memposisikan ulang di tempat lain di Eropa," kata Kirby.
Baca juga: Ketegangan Meningkat, AS Pindahkan Skuadron F-16 dari Jerman ke Rumania
“Menteri (Pertahanan) membuat keputusan ini karena sangat berhati-hati – dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan personel kami – dan diinformasikan oleh panduan Departemen Luar Negeri tentang personel AS di Ukraina,” tuturnya.
Diplomat bukan satu-satunya yang pergi dari Ukraina. Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin memerintahkan 160 tentara dari Garda Nasional Florida meninggalkan Ukraina untuk ditempatkan di tempat lain di Eropa, Pentagon mengumumkan pada Sabtu waktu setempat.
"Pasukan ini, yang ditugaskan ke Tim Tempur Brigade Infanteri ke-53, telah menasihati dan membimbing pasukan Ukraina sebagai bagian dari Kelompok Pelatihan Multinasional Gabungan-Ukraina," kata John Kirby, juru bicara utama Pentagon.
"Mereka meninggalkan Ukraina dan akan memposisikan ulang di tempat lain di Eropa," kata Kirby.
Baca juga: Ketegangan Meningkat, AS Pindahkan Skuadron F-16 dari Jerman ke Rumania
“Menteri (Pertahanan) membuat keputusan ini karena sangat berhati-hati – dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan personel kami – dan diinformasikan oleh panduan Departemen Luar Negeri tentang personel AS di Ukraina,” tuturnya.
Lihat Juga :