Dakwah Sensitif soal Nabi Muhammad, Sopir Bus Israel Terancam Dipecat

Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:10 WIB
Ketika beberapa penumpang mengatakan kepada sopir tersebut agar berhenti berdakwah, dia nekat melanjutkan dakwahnya dan mendesak para penumpang yang tak suka untuk memakai headphone.

Lebih lanjut, sopir itu berdakwah dengan materi sensitif tentang kehidupan Nabi Muhammad dan Yesus.

"Mengenai perempuan, (Yesus) menghormati perempuan," kata dia. "Tetapi dalam Islam, Muhammad menikahi sekitar 20 gadis muda, jadi ada banyak hal yang dia inginkan untuk dirinya sendiri, dan itulah sebabnya dia mengatakan bahwa Allah mengizinkan mereka," paparnya.

Perusahaan bus Kavim mengeluarkan pernyataan setelah video sopir itu viral. "Menimbang bahwa ini adalah keluhan kedua tentang masalah ini, dan setelah sopir gagal menghentikan kegiatannya, dia telah dipanggil ke sidang disipliner dan perusahaan akan menimbang apakah (ya) atau tidak untuk melanjutkan pekerjaannya," kata perusahaan tersebut, seperti dikutip Fox News, Sabtu (13/6/2020).

Seorang penumpang yang marah, yang menyampaikan keluhannya ke kelompok anti-misionaris, berbicara kepada Ynet bahwa tindakan sopir itu ilegal karena anak-anak ada di bus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!