Giliran Negara Timur Tengah Minta Warganya Pergi dari Ukraina
Minggu, 13 Februari 2022 - 09:33 WIB
Negara Timur Tengah lainnya, Kuwait , juga mendesak warganya untuk meninggalkan serta menunda rencana mereka untuk mengunjungi Ukraian seperti dikutip dari Ashraq Al-awsat.
Sejumlah negara di Teluk, termasuk Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA), juga meminta warganya untuk menunda rencana mengunjungi Ukraina di tengah meningkatnya ketegangan antara Kiev dan Moskow.
Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan di Washington pada hari Jumat bahwa serangan oleh lebih dari 100.000 tentara Rusia yang saat ini berkumpul di sebelah Ukraina "bisa terjadi kapan saja sekarang" dan mengatakan warga Amerika di Ukraina "harus pergi sesegera mungkin."
Baca juga: Australia dan Selandia Baru Desak Warganya di Ukraina untuk Pergi
Rusia, pemain utama dalam eskalasi, juga "mengoptimalkan" jumlah staf diplomatiknya di Ukraina, karena khawatir akan "provokasi" oleh Kiev atau pihak lain, kata juru bicara kementerian luar negeri Rusia pada Sabtu kemarin.
Sejumlah negara di Teluk, termasuk Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA), juga meminta warganya untuk menunda rencana mengunjungi Ukraina di tengah meningkatnya ketegangan antara Kiev dan Moskow.
Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan di Washington pada hari Jumat bahwa serangan oleh lebih dari 100.000 tentara Rusia yang saat ini berkumpul di sebelah Ukraina "bisa terjadi kapan saja sekarang" dan mengatakan warga Amerika di Ukraina "harus pergi sesegera mungkin."
Baca juga: Australia dan Selandia Baru Desak Warganya di Ukraina untuk Pergi
Rusia, pemain utama dalam eskalasi, juga "mengoptimalkan" jumlah staf diplomatiknya di Ukraina, karena khawatir akan "provokasi" oleh Kiev atau pihak lain, kata juru bicara kementerian luar negeri Rusia pada Sabtu kemarin.
Lihat Juga :