Ingin Caplok Tepi Barat, UEA Peringatkan Israel

Jum'at, 12 Juni 2020 - 22:57 WIB
"Semua kemajuan yang Anda lihat dan sikap yang telah berubah terhadap Israel, orang-orang menjadi lebih menerima Israel dan kurang memusuhi Israel, semua itu bisa dirusak oleh keputusan untuk mencaplok (Tepi Barat)," kata al Otaiba dalam sebuah video yang menyertai artikel online itu seperti dilansir dari Reuters, Jumat (12/6/2020).

Pemerintah Israel bermaksud untuk memulai debat pencaplokan pada 1 Juli. Sementara langkah itu memenangkan dukungan dalam rencana Timur Tengah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, seorang menteri Israel pada hari Kamis mengatakan ada kesenjangan dengan Washington mengenai masalah ini dan bahwa kedua sekutu belum menyetujui peta garis teritorial. (Baca: Menteri Israel Sebut Belum Ada Kesepahaman Soal Aneksasi Tepi Barat dengan AS )

Palestina menginginkan Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur - wilayah yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967 - untuk negara merdeka yang akan datang.

Mereka mengatakan pencaplokan akan membuat itu tidak mungkin, dan menyerukan sanksi internasional terhadap Israel.

Negara-negara Arab dan Eropa telah menyuarakan keprihatinan atas gerakan teritorial sepihak yang dapat membahayakan solusi dua negara untuk konflik tersebut.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!