Enam Anak Tewas dalam Serangan Pasukan Khusus AS di Suriah: Ada Darah di Mana-mana
Kamis, 03 Februari 2022 - 22:19 WIB
Rekaman dari saluran berita Suriah menunjukkan lantai atas rumah sebagian besar hancur dalam operasi tersebut. Di bagian gedung yang masih berdiri, darah dan bagian tubuh terlihat berceceran di lantai, dan video yang diulas oleh Reuters menunjukkan mayat dua anak.
Foto-foto dari rumah yang hancur menunjukkan bukti bahwa ada anak-anak di dekatnya. Sebuah tempat tidur bayi dari kayu terlihat di lantai satu kamar tidur yang hancur, ayunan plastik masih tergantung di salah satu dinding yang menahan tembakan, dan boneka yang rusak diperlihatkan di tanah.
Penduduk desa, Omar Saleh, mengatakan kepada AP bahwa jendelanya mulai bergetar pada pukul 01:10 dini hari waktu setempat ketika helikopter terbang di atas rumahnya, kemudian sebuah pengeras suara membunyikan pengumuman yang memerintahkan para wanita untuk meninggalkan daerah itu.
Baca juga: ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
“Ini berlangsung selama 45 menit. Tidak ada tanggapan. Kemudian tembakan senapan mesin meletus,” kenang Saleh, mengatakan serangan itu berlangsung selama dua jam seperti dilansir dari Daily Beast, Kamis (3/2/2022)..
Seorang warga yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters bahwa dia meninggalkan rumahnya setelah tengah malam untuk menyelidiki kebisingan sebelum kekerasan dimulai.
"Sepuluh menit kemudian kami mendengar teriakan: 'Menyerah, rumah dikepung,'" katanya.
Foto-foto dari rumah yang hancur menunjukkan bukti bahwa ada anak-anak di dekatnya. Sebuah tempat tidur bayi dari kayu terlihat di lantai satu kamar tidur yang hancur, ayunan plastik masih tergantung di salah satu dinding yang menahan tembakan, dan boneka yang rusak diperlihatkan di tanah.
Penduduk desa, Omar Saleh, mengatakan kepada AP bahwa jendelanya mulai bergetar pada pukul 01:10 dini hari waktu setempat ketika helikopter terbang di atas rumahnya, kemudian sebuah pengeras suara membunyikan pengumuman yang memerintahkan para wanita untuk meninggalkan daerah itu.
Baca juga: ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
“Ini berlangsung selama 45 menit. Tidak ada tanggapan. Kemudian tembakan senapan mesin meletus,” kenang Saleh, mengatakan serangan itu berlangsung selama dua jam seperti dilansir dari Daily Beast, Kamis (3/2/2022)..
Seorang warga yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters bahwa dia meninggalkan rumahnya setelah tengah malam untuk menyelidiki kebisingan sebelum kekerasan dimulai.
"Sepuluh menit kemudian kami mendengar teriakan: 'Menyerah, rumah dikepung,'" katanya.
Lihat Juga :