Berharap Jadi Mediator, Erdogan Akan Sambangi Ukraina

Kamis, 03 Februari 2022 - 14:50 WIB
“Pendekatan Turki tidak memihak satu pihak atau melawan satu negara dalam ketegangan,” kata pejabat itu.

"Dengan inisiatif Erdogan dan dengan beberapa pesan yang akan dia sampaikan, kami berharap ketegangan mereda," imbuhnya seperti dilansir dari kantor berita yang berbasis di Inggris itu.

Turki berbagi Laut Hitam dengan Ukraina dan Rusia. Erdogan mengatakan konflik tidak akan dapat diterima di kawasan itu dan memperingatkan Rusia bahwa invasi tidak akan bijaksana.

Baca juga:Erdogan: Rusia Tak Bijak Bila Serang Ukraina, Turki Siap Bertindak

Rusia telah membantah rencana untuk menyerang Ukraina di tengah kekhawatiran oleh banyak negara Barat atas penumpukan lebih dari 100 ribu tentara di dekat perbatasan. Meski begitu, Rusia telah menuntut jaminan keamanan dari Barat.

Perjalanan Erdogan dilakukan setelah kunjungan para pemimpin anggota NATO macam Inggris, Polandia, dan Belanda ke Kiev di tengah kebuntuan. Turki memiliki hubungan baik dengan Kiev dan Moskow tetapi mengatakan akan melakukan apa yang diperlukan sebagai anggota NATO jika Rusia menyerang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!