Jika Pasukan Rusia Datang, Warga Kota Kharkiv Akan Terapkan Perang Gerilya

Kamis, 03 Februari 2022 - 03:40 WIB
Warga Kharkiv lainnya, Svetlana Putilina (50), mengaku telah mengatur rencana darurat untuk keluarganya dan unitnya. Ia telah menentukan siapa yang akan membawa anak-anak ke tempat yang aman di luar kota. Ia juga telah menentukan siapa yang akan menemani orang tua dan kakek-nenek lansia ke salah satu dari ratusan tempat perlindungan bom yang dipetakan.

Baca: Di Ambang Perang dengan Rusia, Ukraina Perintahkan Ekspansi Militer Besar-besaran

“Jika memungkinkan dan pemerintah kami memberikan senjata, kami akan mengambilnya dan mempertahankan kota kami,” kata Putilina. Namun jika pemerintah tak memberinya senjata, Putilina masih memiliki salah satu senjata dinas suaminya di rumah, dan dia sekarang tahu cara menggunakannya.

Di tempat lain di Kharkiv, Dr. Oleksandr Dikalo, seorang dokter gigi di Kharkiv juga bersiap menghadapi serangan pasukan Rusia. Dikalo pernah bertugas sebagai prajurit di Angkatan Darat Soviet ketika dia ditempatkan di Jerman Timur.

“Jika Tuhan melarang sesuatu terjadi, kita harus berdiri dan melindungi kota kita. Kita harus bahu membahu melawan agresor,” kata Dikalo. Pada usia 60 dia terlalu tua untuk bergabung dengan unit pertahanan sipil yang dibentuk di seluruh negeri, tetapi dia siap bertindak untuk mencegah Kharkiv jatuh.

Baca: Jika Rusia Menyerang, Ukraina Akan Siapkan 2,5 Juta Milisi Bersenjata
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!