Khawatir Ekonomi Runtuh, Pakistan Tolak Lockdown
Jum'at, 12 Juni 2020 - 12:11 WIB
Padahal jumlah kasus virus corona di Pakistan terus bertambah. Pada Rabu lalu, jumlah kasus baru mencapai 5.300 orang dengan jumlah total mencapai 113.00 kasus dengan 2.255 kematian. Pemerintah Pakistan telah melakukan uji Covid-19 hingga 50.000 orang per hari. Pakistan menjadi negara kelima terbesar di dunia yang mengalami pandemi corona. (Baca juga: PM Lebanon Akui Negaranya di Ujung Perang Sektarian)
Pemerintah negara bagian di Pakistan telah membuka kembali pasar, industri, masjid, dan transportasi publik. “Kita juga telah melakukan pelacakan penderita Covid-19 dan meminta karantina,” kata Mirza. Namun, penilaian lainnya adalah dampak sosial-ekonomi yang diperhatikan di Pakistan.
Sebelumnya, WHO memperingatkan Pakistan tidak memiliki sistem kesehatan yang mumpuni dan tidak melakukan pelacakan terhadap pasien korona. Kepala WHO di Pakistan, Palitha Mahipala, meminta menteri kesehatan di negara bagian untuk menerapkan isolasi wilayah secara bergantian. (Andika H Mustaqim)
Pemerintah negara bagian di Pakistan telah membuka kembali pasar, industri, masjid, dan transportasi publik. “Kita juga telah melakukan pelacakan penderita Covid-19 dan meminta karantina,” kata Mirza. Namun, penilaian lainnya adalah dampak sosial-ekonomi yang diperhatikan di Pakistan.
Sebelumnya, WHO memperingatkan Pakistan tidak memiliki sistem kesehatan yang mumpuni dan tidak melakukan pelacakan terhadap pasien korona. Kepala WHO di Pakistan, Palitha Mahipala, meminta menteri kesehatan di negara bagian untuk menerapkan isolasi wilayah secara bergantian. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Lihat Juga :