AS Akan Tutup Kedutaan dan Cabut Kekebalan Diplomat Afghanistan

Jum'at, 28 Januari 2022 - 03:58 WIB
Tetapi para diplomat di Kedutaan Besar Afghanistan di AS menolak untuk mengakui Taliban dan menolak semua upaya kelompok itu untuk membuka jalur komunikasi, Wakil Kepala Misi Abdul Hadi Nejrabi mengatakan kepada Al Arabiya English dalam sebuah wawancara bulan lalu.

Pemerintahan Taliban sendiri hingga kini belum diakui oleh banyak komunitas internasional, termasuk Amerika Serikat. Namun, Norwegia menjadi tuan rumah bagi Taliban minggu ini untuk pertemuan dengan pejabat Barat.

AS, Inggris, Norwegia, Prancis, Jerman, Italia, dan Uni Eropa bertemu dengan delegasi Taliban di Oslo.

Baca juga: Taliban-AS Bertemu di Norwegia Bahas Aset Afghanistan

Mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melihat pemerintahannya runtuh pada 15 Agustus setelah ia melarikan diri dari negara itu dan pasukan keamanan Afghanistan gagal mencegah Taliban mengambil alih.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!