Rusia Tegaskan Ukraina Berubah Jadi Mainan di Tangan NATO dan AS
Kamis, 27 Januari 2022 - 18:01 WIB
Komponen cadangan Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina mendengarkan instruksi selama latihan militer di tempat pelatihan di luar Kharkiv, Ukraina, 11 Desember 2021. Foto/REUTERS
MOSKOW - Ukraina kini telah berubah, sampai batas tertentu, menjadi mainan di tangan NATO dan Amerika Serikat (AS), serta digunakan sebagai instrumen tekanan geopolitik terhadap Rusia dan China.
Sindiran itu diungkapkan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev dalam wawancara dengan berbagai media Rusia terkemuka, termasuk Sputnik pada Kamis (27/1/2022).
"Ukraina, sayangnya, kini telah berubah, sampai batas tertentu, menjadi mainan di tangan NATO dan, di atas segalanya, di tangan, tentu saja, Amerika Serikat, karena Ukraina digunakan sebagai instrumen tekanan geopolitik di Rusia, juga di China," papar Medvedev.
Baca juga: Ukraina Mencekam, 5 Orang Tewas Diberondong Tembakan Garda Nasional
Dia juga mengatakan tindakan Volodymyr Zelensky sebagai presiden Ukraina kemungkinan akan mengarah pada kehancuran negara tersebut.
Baca juga: Bukan Omong Kosong, Lihat Sendiri Jet Tempur Rusia Terbang ke Belarusia
Sindiran itu diungkapkan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev dalam wawancara dengan berbagai media Rusia terkemuka, termasuk Sputnik pada Kamis (27/1/2022).
"Ukraina, sayangnya, kini telah berubah, sampai batas tertentu, menjadi mainan di tangan NATO dan, di atas segalanya, di tangan, tentu saja, Amerika Serikat, karena Ukraina digunakan sebagai instrumen tekanan geopolitik di Rusia, juga di China," papar Medvedev.
Baca juga: Ukraina Mencekam, 5 Orang Tewas Diberondong Tembakan Garda Nasional
Dia juga mengatakan tindakan Volodymyr Zelensky sebagai presiden Ukraina kemungkinan akan mengarah pada kehancuran negara tersebut.
Baca juga: Bukan Omong Kosong, Lihat Sendiri Jet Tempur Rusia Terbang ke Belarusia
Lihat Juga :