Inggris Mulai Tarik Staf dari Kedubes di Ukraina, Perang di Depan Mata?

Senin, 24 Januari 2022 - 17:28 WIB
Baca juga: Rudal-rudal Rusia Dikirim ke Belarusia, Termasuk S-400 Triumph

Inggris juga mengancam sanksi "nuklir" terhadap Moskow dan mengklaim Kremlin berencana memasang "pemerintah boneka" di Kiev.

Baca juga: AS Segera Berikan 5 Helikopter Buatan Rusia ke Ukraina

Kementerian Luar Negeri Inggris bahkan menyebut mantan anggota parlemen Ukraina Yevhen Murayev sebagai calon potensial untuk memimpin "pemerintah pro-Rusia", meskipun dia telah berada di bawah sanksi di Rusia sejak 2018.

Bahkan politisi Ukraina sendiri mengejek otoritas Inggris, dengan menunjukkan "Mr Bean" harus dimintai klarifikasi atas klaim Inggris.

Rusia, pada gilirannya, mengecam pemerintah Inggris, mendesak Inggris "menghentikan provokasi" di sekitar Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!