Taliban Semprotkan Merica ke Demonstran Wanita di Kabul

Selasa, 18 Januari 2022 - 01:00 WIB
Baca: Taliban Hadiri KTT Organisasi Kerja Sama Islam, Puji Peran Arab Saudi

Taliban telah melarang protes tanpa sanksi dan sering melakukan intervensi untuk membubarkan demonstrasi menuntut hak-hak perempuan. Taliban juga telah memblokir karyawan sektor publik wanita untuk kembali bekerja, banyak sekolah menengah masih belum dibuka kembali untuk anak perempuan, dan universitas negeri ditutup.

Perjalanan jarak jauh bagi perempuan yang tidak didampingi kerabat dekat laki-laki telah dilarang. Pihak berwenang juga telah mengeluarkan pedoman yang mencegah saluran televisi menyiarkan serial yang menampilkan aktor perempuan.

Sementara itu, banyak perempuan hidup dalam persembunyian, takut akan rezim yang terkenal melakukan pelanggaran hak asasi manusia selama masa kekuasaan pertama mereka antara 1996-2001, sebelum digulingkan oleh invasi pimpinan Amerika Serikat.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!