Tonga Memohon Bantuan Dunia Segera setelah Letusan Gunung Berapi dan Tsunami

Senin, 17 Januari 2022 - 13:52 WIB
“Komunikasi tetap terputus dan sejauh mana kerugian terhadap nyawa dan harta benda saat ini tidak diketahui. Yang kami tahu adalah bahwa Tonga membutuhkan bantuan segera untuk menyediakan air minum dan makanan segar bagi warganya,” kata Ketua Parlemen Lord Fakafanua dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di media sosial, Senin (17/1/2022).

Permintaan bantuan itu muncul ketika para ahli mendeteksi letusan lain di Hunga-Tonga-Hunga-Ha'apai.

The Darwin Volcanic Ash Advisory Centre [Pusat Penasihat Abu Vulkanik Darwin] mengatakan gunung berapi itu meletus pada pukul 22.10 GMT, dengan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan telah mendeteksi gelombang besar di daerah itu.

“Ini mungkin dari ledakan lain gunung berapi Tonga. Tidak ada gempa Bumi yang diketahui dengan ukuran signifikan untuk menghasilkan gelombang ini," kata pusat tersebut seperti dikutip Al Jazeera.

Australia dan Selandia Baru pada Senin mengirim penerbangan pengintai untuk menilai kerusakan di Tonga dan mengatakan mereka berkoordinasi dengan Amerika Serikat, Prancis, dan negara-negara lain dalam respons kemanusiaan.

Menteri Pasifik Australia, Zed Seselja, mengatakan laporan awal menunjukkan tidak ada korban massal dan bahwa bandara tampaknya dalam kondisi yang relatif baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!