Pakar China Mengaku Bersalah Curi Rahasia Perusahaan AS Monsanto
Jum'at, 07 Januari 2022 - 23:01 WIB
Setelah Xiang meninggalkan pekerjaannya, dia diduga membeli tiket penerbangan sekali jalan ke China dan pihak berwenang menemukan salinan algoritma “Nutrient Optimizer” Monsanto yang dianggap perusahaan sebagai rahasia dagang, di salah satu perangkat elektroniknya.
Baca juga: Positif COVID-19, 13 Penumpang Pesawat Carter Kabur dari Karantina
Terdakwa mengaku bersalah atas tuduhan pekan ini dan menghadapi ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda USD5 juta. Dia akan divonis pada 7 April.
“Kami tidak dapat mengizinkan warga negara AS atau warga negara asing untuk menyerahkan informasi bisnis yang sensitif kepada pesaing di negara lain,” ungkap Jaksa AS Sayler Fleming.
Dia menyebut kejahatan semacam itu sebagai “bahaya bagi ekonomi AS” dan “keamanan nasional kami.”
Baca juga: Positif COVID-19, 13 Penumpang Pesawat Carter Kabur dari Karantina
Terdakwa mengaku bersalah atas tuduhan pekan ini dan menghadapi ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda USD5 juta. Dia akan divonis pada 7 April.
“Kami tidak dapat mengizinkan warga negara AS atau warga negara asing untuk menyerahkan informasi bisnis yang sensitif kepada pesaing di negara lain,” ungkap Jaksa AS Sayler Fleming.
Dia menyebut kejahatan semacam itu sebagai “bahaya bagi ekonomi AS” dan “keamanan nasional kami.”
Lihat Juga :