Rusia Mulai Kirim Pasukan Penjaga Perdamaian ke Kazakhstan

Kamis, 06 Januari 2022 - 20:58 WIB
Kirgistan hampir saja meminta pengerahan pasukan penjaga perdamaian pada 2010, selama bentrokan antara penduduk etnis Kirgistan dan Uzbekistan, tetapi pada kesempatan itu aliansi tidak setuju untuk memberikan bantuan militer.

Permohonan Tokayev mengikuti kerusuhan di kota terbesar negara itu, Almaty, dan di tempat lain di Kazakhstan. Menurut Tokayev kerusuhan itu dihasut oleh “teroris internasional” yang ingin merusak integritas teritorial negara itu.

Baca juga: Memanas, Ledakan Granat Kejut dan Tembakan Terdengar di Almaty Kazakhstan

Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan, yang saat ini memimpin CSTO, mengumumkan bahwa blok tersebut telah menyetujui pengerahan pasukan penjaga perdamaian ke Kazakhstan untuk jangka waktu terbatas untuk menstabilkan dan menormalkan situasi. Namun, rincian operasi yang dimaksud belum terungkap.

Aksi protes di seluruh Kazakhstan dimulai pada hari-hari pertama tahun 2022, merespons kenaikan harga bahan bakar gas cair yang mencapai dua kali lipat. Kenaikan harga itu dikarenakan pemerintah menarik subsidi dan menyerahkan harga kepada mekanisme pasar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!