Yair Lapid: Israel Tidak Perlu Izin AS untuk Menyerang Iran
Minggu, 02 Januari 2022 - 12:23 WIB
Pejabat dan tokoh militer Israel telah mempertimbangkan serangan terhadap Iran sejak pembicaraan tentang pemulihan kembali perjanjian nuklir 2015 (Rencana Aksi Komprehensif Gabungan atau JCPOA) antara Teheran dan kekuatan dunia dimulai di bawah pemerintahan Biden.
Teheran telah menyatakan skeptisisme atas peringatan yang datang dari Israel, menyebut mereka "ancaman kosong", meskipun menjanjikan respons yang keras terhadap agresi apa pun.
Di bawah JCPOA, Iran setuju untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.
Baca juga: Terancam Perang dengan Iran, Israel Beli 12 Helikopter dan 2 Tanker AS
Mantan Presiden Donald Trump menarik AS dari JCPOA pada 2018, menyebutnya sebagai “kesepakatan terburuk yang pernah ada.” Negara Yahudi itu sepenuhnya setuju dengan pandangannya, dengan keras menentang kesepakatan yang dinilai tidak cukup untuk menghentikan Iran memperoleh bom nuklir.
Teheran telah menyatakan skeptisisme atas peringatan yang datang dari Israel, menyebut mereka "ancaman kosong", meskipun menjanjikan respons yang keras terhadap agresi apa pun.
Di bawah JCPOA, Iran setuju untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.
Baca juga: Terancam Perang dengan Iran, Israel Beli 12 Helikopter dan 2 Tanker AS
Mantan Presiden Donald Trump menarik AS dari JCPOA pada 2018, menyebutnya sebagai “kesepakatan terburuk yang pernah ada.” Negara Yahudi itu sepenuhnya setuju dengan pandangannya, dengan keras menentang kesepakatan yang dinilai tidak cukup untuk menghentikan Iran memperoleh bom nuklir.
Lihat Juga :