Serangan Udara Rusia Tewaskan 2 Warga Sipil di Barat Laut Suriah

Minggu, 02 Januari 2022 - 03:00 WIB
Selain korban tewas, serangan udara itu dilaporkan juga menimbulkan korban luka. Para orang yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat oleh tim pertahanan sipil.

Baca: Suriah Kutuk Rencana Israel Gandakan Jumlah Pemukim Yahudi di Golan

Pada Mei 2017, Turki, Rusia, dan Iran mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk membentuk zona de-eskalasi di Idlib sebagai bagian dari pertemuan Astana terkait dengan krisis Suriah.

Namun, hanya setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan timpalannya dari Rusia Vladimir Putin menyetujui pada tanggal 5 Maret 2020 untuk gencatan senjata baru di Idlib untuk mengakhiri permusuhan dan serangan terhadap warga sipil, de-eskalasi efektif terjadi, dengan pengecualian penembakan sporadis.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!