Prancis Larang Penggunaan Plastik untuk Kemasan Buah dan Sayuran

Minggu, 02 Januari 2022 - 02:00 WIB
Grup supermarket besar Casino mengatakan, mereka sekarang akan menjual tomat dalam kemasan karton dan menyediakan kantong kertas atau selulosa kepada pelanggan. Perusahaan pengemasan mengatakan, dekrit 8 Oktober mengejutkan mereka, terutama larangan plastik daur ulang.

Baca: Imam Sebut Jihadis adalah Pahlawan, Masjid di Prancis Ditutup

"Kami memiliki perusahaan klien yang harus menghentikan aktivitas pengemasan buah dan sayuran mereka, meskipun mereka telah bekerja pada alternatif menggunakan lebih sedikit plastik atau plastik daur ulang selama beberapa tahun," kata pernyataan dari asosiasi Elipso yang mewakili produsen.

Elipso dan Polyvia, serikat pekerja yang mencakup 3.500 perusahaan yang membuat pengemasan, telah mengajukan banding ke Dewan Negara Prancis, yang memiliki yurisdiksi atas perselisihan administratif, terhadap apa yang mereka katakan sebagai distorsi pasar Eropa karena larangan tersebut hanya berlaku untuk Prancis.

Tetapi, Armand Chaigne, direktur pasar industri di perusahaan pengemasan DS Smith, melihat manfaatnya, terutama bagi produsen kardus. "Diperkirakan di Eropa, dari delapan juta ton plastik yang diproduksi per tahun untuk kemasan sekali pakai, 1,5 juta ton sudah bisa dibuang," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!