Terowongan Tambang Emas Runtuh, 38 Penambang Tewas

Rabu, 29 Desember 2021 - 18:32 WIB
Media lokal melaporkan bahwa beberapa lubang runtuh di tambang Darsaya dan selain korban tewas, sedikitnya delapan orang yang terluka dibawa ke rumah sakit setempat. Perusahaan pertambangan juga memposting gambar yang menunjukkan penduduk desa berkumpul di lokasi saat setidaknya dua kapal keruk bekerja untuk menemukan kemungkinan korban dan mayat.

Foto-foto lain menunjukkan orang-orang mempersiapkan kuburan untuk menguburkan orang mati. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa tambang tersebut telah ditutup karena tidak aman, dan telah dijaga oleh pasukan keamanan untuk sementara waktu untuk memastikan bahwa tidak ada aktivitas yang dilanjutkan di dalamnya.

Baca: Tambang Tradisional Runtuh, Pengantin Baru Tewas Tertimpa Batu Besar dari Ketinggian 7 Meter

Namun, penambang tradisional setempat tetap datang untuk mengerjakan tambang setelah pasukan meninggalkan daerah tersebut. Insiden runtuhnya tambang emas sudah sering terjadi di Sudan, di mana standar keselamatan tidak ditegakkan secara luas.

Sudan adalah produsen emas utama dengan banyak tambang yang tersebar di seluruh negeri. Pada tahun 2020, Sudan menghasilkan 36,6 ton emas, dibandingkan dengan 93 ton pada tahun 2018.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!