Rusia Bentuk Resimen Pasukan Terjun Payung Baru di Krimea

Rabu, 29 Desember 2021 - 16:38 WIB
Sebelumnya, Divisi Serangan Udara ke-76 (Pskov) dan divisi serangan udara gunung ke-7 (Novorossiysk) masing-masing memiliki dua resimen. Sebelumnya pada 24 Desember, 1.200 pasukan terjun payung melakukan latihan di Wilayah Krimea dan Krasnodar.

“Latihan taktis awal batalion dengan batalion penyerang dan bala bantuan telah dilakukan,” kata militer Rusia kepada Interfax. Dalam latihan praktis, tugas pelatihan tempur dilakukan oleh kelompok taktis dalam serangan menggunakan pasukan pengintai dan sarana untuk mengidentifikasi objek musuh konvensional untuk mengatur kekalahannya dengan artileri standar dan sarana terpasang.

Baca: Kremlin: Rusia Tidak Pernah Menyerang Siapapun Terlebih Dahulu

Aksi tim bergerak untuk memerangi drone juga diperlihatkan. “Dalam menyelesaikan tugas pelatihan tempur, pasukan terjun payung mencapai target bersyarat, menunjukkan drone sebagai musuh potensial,” jelas Kementerian Pertahanan Federasi Rusia, seperti dikutip dari Interfax.

“Penembakan dilakukan dengan senjata kecil standar dan kendaraan tempur udara BMD-2K-AU, senjata anti-pesawat ZU-23, dan MANPADS Verba. Juga dari tiga posisi tembak dikerjakan aksi unit artileri, sistem pelempar api berat TOS-1A "Solntsepek" dan senjata artileri self-propelled 2 C-9 Nona, yang menekan titik tembak, tempat konsentrasi, dan posisi komando lawan bersyarat,” lanjut pernyataan tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!