PM Khan Puji Putin yang Sebut Menghina Nabi Muhammad Bukan Kebebasan Berekspresi
Sabtu, 25 Desember 2021 - 20:13 WIB
Pada Oktober tahun lalu, dia menulis surat kepada para pemimpin negara mayoritas Muslim, meminta mereka untuk bertindak secara kolektif untuk melawan Islamofobia yang berkembang.
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi juga menyambut baik pernyataan presiden Rusia tersebut. "Menghina Nabi Suci kita (SAW) memang merupakan pelanggaran kebebasan beragama dan jauh dari kebebasan berekspresi," katanya, seperti dikutip Gulf News.
Selama konferensi pers tahunannya, Presiden Putin mengatakan bahwa menghina Nabi tidak bisa dianggap sebagai ekspresi kebebasan artistik. "Penghinaan terhadap Nabi [Muhammad] adalah pelanggaran kebebasan beragama dan pelanggaran perasaan beragama orang-orang Islam,” katanya.
Menurut Putin, tindakan menghina Nabi Muhammad justru memicu pembalasan kelompok ekstremis yang mengatasnamakan agama. Di mengutip contoh serangan terhadap kantor redaksi majalah Charlie Hebdo di Paris setelah penerbitan kartun Nabi Muhammad beberapa tahun lalu.
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi juga menyambut baik pernyataan presiden Rusia tersebut. "Menghina Nabi Suci kita (SAW) memang merupakan pelanggaran kebebasan beragama dan jauh dari kebebasan berekspresi," katanya, seperti dikutip Gulf News.
Selama konferensi pers tahunannya, Presiden Putin mengatakan bahwa menghina Nabi tidak bisa dianggap sebagai ekspresi kebebasan artistik. "Penghinaan terhadap Nabi [Muhammad] adalah pelanggaran kebebasan beragama dan pelanggaran perasaan beragama orang-orang Islam,” katanya.
Menurut Putin, tindakan menghina Nabi Muhammad justru memicu pembalasan kelompok ekstremis yang mengatasnamakan agama. Di mengutip contoh serangan terhadap kantor redaksi majalah Charlie Hebdo di Paris setelah penerbitan kartun Nabi Muhammad beberapa tahun lalu.
(min)
Lihat Juga :