Ingin Beraksi di Tengah Kerumunan Pejuang Taliban, Pelaku Bom Bunuh Diri Ditembak Mati
Kamis, 23 Desember 2021 - 22:18 WIB
Baca juga: Melunak, AS Izinkan Transaksi Bisnis dengan Taliban
Tidak jelas mengapa para pejuang menginginkan paspor - atau ke mana mereka berencana pergi - karena petugas keamanan melarang wartawan mewawancarai mereka.
Warga sipil yang datang untuk memproses aplikasi mereka ditahan atau dipulangkan oleh keamanan Taliban, yang juga merobek dokumen beberapa saat mereka mendesak untuk masuk.
"Penerbitan paspor untuk anggota Taliban dibatalkan karena terlalu padat," kata Qari Shafiullah Tassal, juru bicara kantor tersebut.
Banyak orang juga secara salah mengklaim bahwa mereka memiliki hubungan dengan Taliban, katanya kepada AFP.
Tidak jelas mengapa para pejuang menginginkan paspor - atau ke mana mereka berencana pergi - karena petugas keamanan melarang wartawan mewawancarai mereka.
Warga sipil yang datang untuk memproses aplikasi mereka ditahan atau dipulangkan oleh keamanan Taliban, yang juga merobek dokumen beberapa saat mereka mendesak untuk masuk.
"Penerbitan paspor untuk anggota Taliban dibatalkan karena terlalu padat," kata Qari Shafiullah Tassal, juru bicara kantor tersebut.
Banyak orang juga secara salah mengklaim bahwa mereka memiliki hubungan dengan Taliban, katanya kepada AFP.
Lihat Juga :