Penampakan Cincin Emas Era Romawi dengan Simbol Yesus di Batu Permatanya
Kamis, 23 Desember 2021 - 15:29 WIB
Sebuah batu permata merah dengan ukiran kecapi juga ditemukan di perairan yang relatif dangkal, serta sisa-sisa lambung kayu kapal.
Caesarea adalah ibu kota lokal kekaisaran Romawi pada abad ketiga, dan pelabuhannya adalah pusat utama aktivitas Roma. Demikian disampaikan Helena Sokolov, seorang kurator di departemen koin IAA yang meneliti cincin "Good Shepherd".
Sokolov mengatakan bahwa sementara gambar itu ada dalam simbolisme Kristen awal, mewakili Yesus sebagai gembala yang peduli, merawat kawanannya dan membimbing mereka yang membutuhkan, menemukannya di atas cincin jarang terjadi.
Kehadiran simbol seperti itu pada cincin yang mungkin dimiliki oleh seorang Romawi yang beroperasi di atau sekitar Caesarea masuk akal, mengingat sifat pelabuhan yang heterogen secara etnis dan agama pada abad ketiga, ketika itu adalah salah satu pusat Kekristenan yang paling awal.
"Ini adalah periode ketika Kekristenan baru saja dimulai, tetapi pasti tumbuh dan berkembang, terutama di kota-kota campuran seperti Caesarea," kata Sokolov kepada AFP, yang dilansir Kamis (23/12/2021).
Caesarea adalah ibu kota lokal kekaisaran Romawi pada abad ketiga, dan pelabuhannya adalah pusat utama aktivitas Roma. Demikian disampaikan Helena Sokolov, seorang kurator di departemen koin IAA yang meneliti cincin "Good Shepherd".
Sokolov mengatakan bahwa sementara gambar itu ada dalam simbolisme Kristen awal, mewakili Yesus sebagai gembala yang peduli, merawat kawanannya dan membimbing mereka yang membutuhkan, menemukannya di atas cincin jarang terjadi.
Kehadiran simbol seperti itu pada cincin yang mungkin dimiliki oleh seorang Romawi yang beroperasi di atau sekitar Caesarea masuk akal, mengingat sifat pelabuhan yang heterogen secara etnis dan agama pada abad ketiga, ketika itu adalah salah satu pusat Kekristenan yang paling awal.
"Ini adalah periode ketika Kekristenan baru saja dimulai, tetapi pasti tumbuh dan berkembang, terutama di kota-kota campuran seperti Caesarea," kata Sokolov kepada AFP, yang dilansir Kamis (23/12/2021).
Lihat Juga :