Aturan Baru Israel, Tentara Boleh Tembaki Warga Palestina yang Sedang Kabur
Senin, 20 Desember 2021 - 22:30 WIB
Baca: Pemakaman Bocah Berujung Bentrok, Pria Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel
Menurut saksi mata, sekitar 10 menit setelah keempat remaja itu tiba, salah satu tentara dipukul di wajahnya dengan batu, yang ditanggapi oleh pelempar batu dengan tawa dan ejekan. Segera setelah itu, saksi menceritakan, tentara yang sama menembakkan satu peluru yang mengenai perut Muhammad Da'adas. Dia dibawa ke rumah sakit di Nablus, di mana dia dinyatakan meninggal beberapa saat kemudian.
Ketegangan antara tentara Israel dengan warga Palestina memang kian meningkat belakangan ini. Terutama setelah seorang warga Israel tewas dalam aksi serangan bersenjata di Tepi Barat. Selain menewaskan satu warga Israel, dua lainnya juga dilaporkan terluka dalam serangan bersenjata di sebuah pos terdepan di Tepi Barat utara.
Ketiga korban ditembak saat berada di dalam mobil ketika mereka meninggalkan Homesh, sebuah pemukiman yang seharusnya ditinggalkan sebagai bagian dari penggusuran tahun 2005. Israel sendiri mengaku telah menangkap 4 orang yang mereka tuduh sebagai pelaku serangan bersenjata tersebut.
Menurut saksi mata, sekitar 10 menit setelah keempat remaja itu tiba, salah satu tentara dipukul di wajahnya dengan batu, yang ditanggapi oleh pelempar batu dengan tawa dan ejekan. Segera setelah itu, saksi menceritakan, tentara yang sama menembakkan satu peluru yang mengenai perut Muhammad Da'adas. Dia dibawa ke rumah sakit di Nablus, di mana dia dinyatakan meninggal beberapa saat kemudian.
Ketegangan antara tentara Israel dengan warga Palestina memang kian meningkat belakangan ini. Terutama setelah seorang warga Israel tewas dalam aksi serangan bersenjata di Tepi Barat. Selain menewaskan satu warga Israel, dua lainnya juga dilaporkan terluka dalam serangan bersenjata di sebuah pos terdepan di Tepi Barat utara.
Ketiga korban ditembak saat berada di dalam mobil ketika mereka meninggalkan Homesh, sebuah pemukiman yang seharusnya ditinggalkan sebagai bagian dari penggusuran tahun 2005. Israel sendiri mengaku telah menangkap 4 orang yang mereka tuduh sebagai pelaku serangan bersenjata tersebut.
(esn)
Lihat Juga :