Para Politisi Demokrat AS Berlutut Hening Cipta untuk George Floyd
Selasa, 09 Juni 2020 - 10:00 WIB
Setiap warna dari kain itu memiliki makna khusus. Emas melambangkan status/ketenangan, hijau berarti pembaruan, biru berarti semangat kemurnian/harmoni, merah adalah gairah dan hitam adalah penyatuan denganleluhur/ kesadaran spiritual.
Pengamat lain dari dunia jurnalisme dan hiburan juga mengkritik para anggota parlemen AS yang menggunakan kain itu sebagai alat politik.
"Berdiri di depan sebuah gereja dan mengangkat sebuah Alkitab yang tidak pernah Anda baca untuk foto tidak ada bedanya dengan berlutut di kain kente yang tidak pernah Anda pakai untuk foto," kata Charles Robinson, reporter olahraga untuk Yahoo, merujuk aksi Presiden Donald Trump saat mengangkat Alkitab di Gereja Episkopal St John untuk sesi foto minggu lalu.
"Bagaimana jika mereka, seperti, hanya mengesahkan beberapa undang-undang alih-alih berdandan seperti set catur Wakanda?," imbuh kritik lain dari penulis skenario Eric Haywood di Twitter, seperti dikutip CNN, Selasa (9/6/2020).
Anggota parlemen, Karen Bass, dalam konferensi pers mengungkap rancangan undang-undang (RUU) baru yang ditujukan untuk menindak kebrutalan polisi dan mereformasi kepolisian di AS. Dia mengatakan para anggota parlemen kulit putih mengenakan kain Kente itu dalam tindakan solidaritas. (Baca juga: Viral, Anak Muda Diduga WNI Pukul Roboh Pria Rasis di AS )
Pengamat lain dari dunia jurnalisme dan hiburan juga mengkritik para anggota parlemen AS yang menggunakan kain itu sebagai alat politik.
"Berdiri di depan sebuah gereja dan mengangkat sebuah Alkitab yang tidak pernah Anda baca untuk foto tidak ada bedanya dengan berlutut di kain kente yang tidak pernah Anda pakai untuk foto," kata Charles Robinson, reporter olahraga untuk Yahoo, merujuk aksi Presiden Donald Trump saat mengangkat Alkitab di Gereja Episkopal St John untuk sesi foto minggu lalu.
"Bagaimana jika mereka, seperti, hanya mengesahkan beberapa undang-undang alih-alih berdandan seperti set catur Wakanda?," imbuh kritik lain dari penulis skenario Eric Haywood di Twitter, seperti dikutip CNN, Selasa (9/6/2020).
Anggota parlemen, Karen Bass, dalam konferensi pers mengungkap rancangan undang-undang (RUU) baru yang ditujukan untuk menindak kebrutalan polisi dan mereformasi kepolisian di AS. Dia mengatakan para anggota parlemen kulit putih mengenakan kain Kente itu dalam tindakan solidaritas. (Baca juga: Viral, Anak Muda Diduga WNI Pukul Roboh Pria Rasis di AS )
Lihat Juga :