UNESCO Masukkan Sulaman Tradisional Palestina ke Daftar Warisan Budaya
Kamis, 16 Desember 2021 - 23:30 WIB
Meskipun praktik tersebut berasal dari daerah pedesaan, budaya menjahit dan memakai barang bersulam sekarang umum di kota dan desa, dengan pola berbeda yang mewakili berbagai wilayah di Palestina yang bersejarah dan dapat bertindak sebagai indikator status ekonomi dan perkawinan wanita yang mengenakan pakaian tersebut.
Atef Abu Saif, Menteri Kebudayaan PA, mengatakan, bahwa kementerian bekerja selama lebih dari dua tahun untuk memasukkan bordir Palestina ke dalam daftar warisan budaya dunia.
Baca: Film Yordania Picu Kemarahan, Sebut Gadis Palestina Lahir dari Sperma Sipir Israel
“Warisan adalah reservoir hidup dari ingatan orang-orang kita di bumi ini. Pelestarian identitas budaya nasional warisan kita sangat diperlukan untuk menghadapi pendudukan yang memanfaatkan semua kemampuannya untuk membasmi dan mencurinya,” katanya.
“Apa yang kakek dan nenek moyang kita ciptakan dan tinggalkan untuk kita dalam warisan yang terdiri dari keindahan, kemegahan dan akar yang tertanam dalam, adalah bukti terbaik bahwa kita adalah orang di negeri ini,” tambah Abu Saif.
Atef Abu Saif, Menteri Kebudayaan PA, mengatakan, bahwa kementerian bekerja selama lebih dari dua tahun untuk memasukkan bordir Palestina ke dalam daftar warisan budaya dunia.
Baca: Film Yordania Picu Kemarahan, Sebut Gadis Palestina Lahir dari Sperma Sipir Israel
“Warisan adalah reservoir hidup dari ingatan orang-orang kita di bumi ini. Pelestarian identitas budaya nasional warisan kita sangat diperlukan untuk menghadapi pendudukan yang memanfaatkan semua kemampuannya untuk membasmi dan mencurinya,” katanya.
“Apa yang kakek dan nenek moyang kita ciptakan dan tinggalkan untuk kita dalam warisan yang terdiri dari keindahan, kemegahan dan akar yang tertanam dalam, adalah bukti terbaik bahwa kita adalah orang di negeri ini,” tambah Abu Saif.
Lihat Juga :