Rusia Buka Kemungkinan Kerahkan Rudal Nuklir Jarak Menengah di Eropa

Senin, 13 Desember 2021 - 22:40 WIB
“Artinya, ini adalah konflik, ini adalah babak berikutnya, dan sumber daya seperti itu akan muncul di pihak kita. Sekarang, kami memiliki moratorium satu sisi. Kami memiliki NATO dan Amerika Serikat. Undang mereka untuk berpartisipasi dalam moratorium ini,“ lanjutnya.

Baca: Jika Rusia Invasi Ukraina, AS Akan Kirim Pasukan ke 9 Negara Anggota NATO

Sementara NATO menyatakan bahwa tidak ada rudal baru AS di Eropa dan siap untuk menggagalkan rudal baru Rusia dengan reaksi “terukur” yang hanya melibatkan senjata konvensional. Namun, Ryabkov menegaskan kalau Rusia memiliki rasa "kurangnya kepercayaan" pada NATO.

“Mereka tidak membiarkan diri mereka melakukan apa pun, yang entah bagaimana dapat meningkatkan keamanan kami. Mereka mengatakan bahwa mereka dapat bertindak untuk keuntungan mereka, jika perlu,” lanjutnya.

Ryabkov juga mengatakan, Rusia akan menawarkan proposal tindak lanjut ke AS dan mungkin negara-negara NATO lainnya dalam beberapa pekan mendatang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!