Militer Myanmar Dituduh Kerahkan Helikopter untuk Serang Warga Sipil
Kamis, 02 Desember 2021 - 03:58 WIB
Sagaing, salah satu daerah pertama yang mengangkat senjata melawan pemerintah militer, telah menjadi tempat yang sering terjadi bentrokan, pembantaian yang dipimpin militer, dan pembunuhan pejabat lokal yang ditunjuk militer.
Setidaknya tujuh warga sipil tewas dalam serangan udara terbaru pada hari Sabtu, menurut Myanmar Now, yang mengutip tiga sumber lokal dan juga melaporkan bahwa ribuan warga sipil telah mengungsi dari daerah itu.
Baca: Militer Myanmar Tangkap Rapper yang Dituding Dalangi Serangan Anti-junta
Warga Depayin dilaporkan terpaksa berlindung di hutan dan desa-desa lain. Sebuah laporan oleh outlet berita lokal Irrawaddy mengutip “kelompok perlawanan” yang mengatakan bahwa jumlah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka mencapai 30.000 orang. Tidak mungkin untuk memverifikasi angka secara independen.
“Serangan junta di Depayin mungkin merupakan kejahatan perang dan konsisten dengan serangan terhadap penduduk sipil yang kita lihat di seluruh negeri,” kata Patrick Phongsathorn, seorang advokat hak asasi manusia untuk Fortify Rights, yang menyerukan embargo senjata internasional.
Setidaknya tujuh warga sipil tewas dalam serangan udara terbaru pada hari Sabtu, menurut Myanmar Now, yang mengutip tiga sumber lokal dan juga melaporkan bahwa ribuan warga sipil telah mengungsi dari daerah itu.
Baca: Militer Myanmar Tangkap Rapper yang Dituding Dalangi Serangan Anti-junta
Warga Depayin dilaporkan terpaksa berlindung di hutan dan desa-desa lain. Sebuah laporan oleh outlet berita lokal Irrawaddy mengutip “kelompok perlawanan” yang mengatakan bahwa jumlah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka mencapai 30.000 orang. Tidak mungkin untuk memverifikasi angka secara independen.
“Serangan junta di Depayin mungkin merupakan kejahatan perang dan konsisten dengan serangan terhadap penduduk sipil yang kita lihat di seluruh negeri,” kata Patrick Phongsathorn, seorang advokat hak asasi manusia untuk Fortify Rights, yang menyerukan embargo senjata internasional.
Lihat Juga :