Cendekiawan Muslim: Maroko Jalani Cinta Terlarang dengan Israel

Minggu, 28 November 2021 - 08:34 WIB
"Kesepakatan ini merupakan penyimpangan dari apa yang ditetapkan dalam KTT Liga Arab, konsensus Arab dan Inisiatif Perdamaian Arab," tambah pernyataan tersebut. Komite Eksekutif PLO juga menekankan bahwa kesepakatan itu berbahaya bagi keamanan nasional Arab dan kepentingan bangsa Arab.

Sementara itu, Presiden Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional, Dr Ahmad Al-Raysuni, juga turut mengecam keras hubungan Maroko-Israel. "Maroko saat ini berada di persimpangan jalan. Hubungan Maroko dengan musuh Zionis tidak seperti yang kami katakan setahun yang lalu - hanya pengakuan negara perampas sebagai imbalan atas pengakuan AS atas kedaulatan Maroko atas wilayahnya,” tegas al-Raysuni.

Baca: Maroko Beli Sistem Anti-Drone Canggih Skylock Dome Israel

"Masalahnya tidak lagi seperti yang dikatakan, tetapi (Maroko) saat ini benar-benar tenggelam dalam cinta terlarang dengan musuh Zionis dan membuka semua pintu untuk itu: kesepakatan komprehensif, kunjungan berturut-turut, dan invasi Zionis yang merusak," lanjutnya.

Al-Raysuni menegaskan bahwa Maroko memiliki kemampuan militer dan intelijen yang kuat, dan banyak negara menawarkan layanan mereka untuk itu. Oleh karena itu, Al-Raysuni mempertanyakan: "Apa yang bisa ditawarkan musuh Zionis di bidang ini selain penetrasi, implikasi, pembelian pejabat, dan kerja sama?"
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!