WHO Minta Dunia Waspadai Omicron, Varian Baru Covid-19 Asal Afrika

Sabtu, 27 November 2021 - 07:43 WIB
Menteri Kesehatan Afsel, Joe Phaahla menyebut pembatasan perjalanan "tidak dapat dibenarkan", meskipun ia juga mengatakan studi awal menunjukkan varian baru mungkin lebih menular.

"Varian baru dari virus COVID-19 ini sangat mengkhawatirkan. Ini adalah versi virus yang paling banyak bermutasi yang pernah kita lihat hingga saat ini," kata Profesor Lawrence Young, ahli virologi di Universitas Warwick Inggris, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (27/11/2021).

Baca: WHO: COVID-19 Telah Bunuh 180 Ribu Tenaga Medis di Seluruh Dunia

"Beberapa mutasi yang mirip dengan perubahan yang telah kita lihat pada varian lain yang menjadi perhatian terkait dengan peningkatan penularan dan dengan resistensi parsial terhadap kekebalan yang disebabkan oleh vaksinasi atau infeksi alami," lanjutnya.

Varian ini memiliki protein lonjakan yang secara dramatis berbeda dengan yang ada pada virus Corona asli yang menjadi dasar vaksin, menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris. Ini meningkatkan kekhawatiran tentang bagaimana vaksin saat ini akan berkembang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!